WASPADA !! Modus Penipuan Atas Nama DIKTI Masih Ada


Modus penipuan yang yang mengatasnamakan pimpinan dan lembaga di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen) Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Dikti (Kemristekdikti) ternyata masih digunakan oleh para oknum yang tidak bertanggungjawab. Modus ini mulai hangat diperbincangkan pada awal tahun 2010 dengan berbagai modus. Kali ini modus serupa menyasar mahasiswa/i Farmasi UMP. Berikut modus yang digunakan oleh para penipu.
  1. Mengirimkan SMS, menelepon atau mengirimkan surat seperti layaknya surat dari institusi kepada calon korban
  2. Mengiming-imingi calon korban dengan fasilitas dan dana akomodasi seminar, workshop, rapat internal dan lain-lain
  3. Berdalih akan mengirimkan dana akomodasi peserta, meminta nomor rekening calon korban
  4. Meminta calon korban ke ATM untuk mengecek dana sudah masuk
  5. Berdalih waktu telah mendesak, meminta calon korban segera mengikuti instruksi penipu
  6. Meminta calon korban memencet tombol-tombol ATM sesuai instruksi dari penipu (ini adalah upaya black hypnosis melalui telepon) upaya ini dilakukan untuk menguras isi rekening calon korban
Jika menerima SMS atau surat berinidikasi penipuan yang mengatasnamakan para pimpinan di lingkungan Fakultas Farmasi UMP silakan hubungi para dosen yang bersangkutan. Dosen Farmasi UMP terbiasa memberikan kontak pribadi kepada mahasiswa untuk membantu proses pembelajaran akademik mahasiswanya. Dapat juga melalui website yang disediakan oleh Pemerintah melalui Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan kunjungi www.lapor.go.id.
 
Contoh SMS Penipuan DIKTI kepada mahasiswa Farmasi UMP