Farmasi UMP

Farmasi UMP

Juara 3 Futsal ENVIRO CUP Diraih oleh Mahasiswa UMP


Sabtu, 21 Juli 2018 telah diadakan turnamen futsal dengan tajuk ENVIRO CUP. Turnamen ini diadakan oleh himpunan mahasiswa program studi DIII dan DIV Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang dengan sasaran peserta fakultas kesehatan se-Jateng DIY. Kegiatan yang diadakan di Score Futsal Dukuh waluh ini diikuti oleh 10 tim putra dan 5 tim putri dari berbagai fakultas kesehatan di Jawa Tengah dan DIY, salah satunya yaitu tim futsal putra dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Tim Farmasi UMP tergabung dalam grup A bersama dengan tim TRR Poltekkes Semarang dan juga STIKES Harapan Bangsa. Pertandingan pertama Farmasi UMP  menghadapi TRR Poltekkes Semarang dimenangkan oleh tim Farmasi UMP dengan skor 4 - 1 atas TRR Poltekkes Semarang. Pada pertandingan kedua Farmasi UMP berhadapan dengan STIKES Harapan Bangsa yang dimenangkan oleh Farmasi UMP dengan skor 1 - 0 atas STIKES Harapan Bangsa, dengan hasil tersebut Farmasi UMP berhak melaju ke babak perempat final sebagai juara dari grup A dengan koleksi 6 point. Pertandingan berjalan sengit diawal babak pertama skor 1 - 0 bertahan hingga kemenangan Farmasi UMP. Dari awal babak ke 2 Farmasi UMP langsung tancap gas menggempur pertahanan Akademi Farmasi Yogyakarta secara terus menerus sehingga hasil akhir pertandingan  antara Farmasi UMP dan Akademi Farmasi Yogyakarta berakhir dengan kemenangan besar untuk Farmasi UMP dengan skor 5 - 1 atas Akademi Farmasi Yogyakarta dan berhak melaju ke semifinal. Namun sayang tim Farmasi UMP belum dapat mengimbangi permainan FIKES UNSOED dan harus mengakui keunggulan FIKES UNSOED dengan skor 6 – 1. Farmasi UMP berhak menyandang gelar juara 3 bersama dengan Kesling Poltekkes Semarang. Fakultas Farmasi UMP sangat mendukung perkembangan mahasiswa sebagai suatu individu yang berpartisipasi dalam berbagai kompetisi yang dapat meningkatkan kemampuan mereka. Kompetisi dalam bidang apapun diharapkan dapat mengasah soft skill dan hard skill dalam aplikasi praktis. Seseorang dapat meningkatkan kompetensi dan memperdalam pemahaman mengenai bidang yang digelutinya. Menang atau kalah adalah bonus, tujuan utama dari sebuah kompetisi mahasiswa adalah pembentukan softskill yang dapat membantu mahasiswa dalam dunia kerja.

Mahasiswa Peneliti Farmasi UMP Ciptakan Obat dari Limbah Kulit Semangka


Indonesia adalah salah satu Negara yang memiliki iklim tropis sehingga masyarakat harus siap menerima konsekuensi terhadap masalah jerawat. Hal ini terjadi karena pada iklim tropis tubuh lebih sering berkeringat sehingga kelenjar keringat akan bekerja sangat aktif dan menghasilkan minyak berlebih sehingga memicu timbulnya jerawat. Dasar inilah yang mendorong tim mahasiswa peneliti Fakultas Farmasi UMP untuk mengatasi salah satu permasalahan masyarakat Indonesia tersebut. 

Salah satu tanaman yang mudah tumbuh dan subur di Indonesia adalah buah semangka. Buah semangka adalah salah satu buah yang memiliki kulit yang cukup tebal, sehingga limbah yang dihasilkan dari kulit buah ini akan cukup mengganggu dan dapat menjadi masalah dalam jumlah besar. Tim penelti mahasiswa farmasi UMP melakukan peneltiian terhadap kandungan kulit buah semangka agar limbah tersebut dapat dimanfaatkan. Semangka (C. lanatus) merupakan buah yang dapat tumbuh disegala musim, sehingga mudah di dapat dan harganya murah.

Setelah proses panjang penelitian kandungan kulit buah semangka ternyata memiliki senyawa aktif sebagai antibakteri yaitu terpenoid. Terpenoid mengandung senyawa likopen dari golongan karotenoid. Likopen ini diklaim memiliki kerja lebih baik dibanding antioksidan. Setelah melihat permasalahan yang ada, maka kami dari TIM PKM-PE Fakultas Farmasi yang diketuai oleh Yola Anggraeni bersama timnya Tika Ambarwati dan Irmas Miranti yang dibimbing oleh Ibu Erza Genatrika, M.Sc., Apt berinisiatif membuat gel dari kulit buah semangka yang bernama "CITRULA GEL DARI LIMBAH KULIT BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) SEBAGAI ANTIJERAWAT (Acne vulgaris)”. Penelitian ini berhasil lolos dalam seleksi di Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi RI akhir 2017. Sampai saat ini peneltian berlanjut pada tahap produksi masal obat jerawat berbahan dasar limbah kulit semangka. Dengan hadirnya "CITRULA GEL" maka kita telah memanfaatkan dan  mengurangi limbah kulit buah semangka yang ada dilingkungan Masyarakat.

Salah satu wakil NUDC dari UMP adalah Mahasiswa Farmasi



Mahasiswa Farmasi UMP terpilih menjadi wakil dalam kompetisi tingkat Nasional yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2018 National University Debating Championship (NUDC). Kegiatan tahunan ini telah menjadi ajang positif bagi mahasiswa se-Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berpikir kritis dan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan jejaring antar perguruan tinggi, dan memupuk rasa kesatuan dan kebanggaan terhadap kebhinekaan bangsa dan budaya.

Lomba debat antarperguruan tinggi menjadi bagian penting dari kompetisi di era global. Lomba debat ini menuntut wawasan yang luas, kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan kemampuan berargumentasi. Kemampuan bahasa Inggris yang baik akan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat internasional. Sedangkan kemahiran dalam berargumentasi akan meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membuat keputusan berdasarkan analisis yang logis dan faktual. Tahun 2018 NUDC menambahkan dua kategori lomba yaitu Public Speaking dan Essay Writing. Lomba non debate ini memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta NUDC untuk berpartisipasi aktif  dalam kategori selain debat dengan tujuan memperkuat keterampilan berargumen dalam berkomunikasi lisan dan tulisan secara individu.

Civitas akademika Fakultas Farmasi UMP mendukung penuh kegiatan positif ini melalui proses pembelajaran yang komprehensif sehingga mahasiswa tidak hanya berkompeten pada bidang akademik keilmuan saja tetapi juga pada kegiatan non akademik. Proses pembelajaran dalam kelas didukung dengan kegiatan softskill kepada mahasiswa agar dapat mengembangkan kepercayaan dirinya.

3 kegiatan ini membuat UMP menjadi kampus Islami di Purwokerto


Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai lembaga pendidikan tinggi terbaik di Jawa Tengah bagian Barat memiliki andil dalam membangun peradaban yang Unggul, Modern, dan Islami. Menilik kampus UMP yang Islami, beberapa kegiatan Islamisasi kampus selalu diselenggarakan. Seperti halnya kegiatan shalat lima waktu berjamaah di Masjid KH. A. Dahlan, Silaturahim dan Pengajian Rutin Bulanan Karyawan dan Dosen, dan Bimbingan Baca Alquran.

Shalat Lima Waktu Berjamaah

Salah satu fasilitas publik yang harus ada di sebuah tempat yakni Masjid. Di UMP Terdapat masjid sebagai pusat beribadah. Tepatnya masjid KH. A., Dahlan. Dalam keseharian, seluruh civitas akademik UMP dianjurkan untuk melaksanakan shalat lima berjamaah di Masjid KH.A Dahlan. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Rektor 4 Bidang Pengembangan Kerjasama dan Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) UMP Dr., Jebul Suroso, S.Kep NS., M.Kep.,  mengatakan bahwa kegiatan shalat berjamaah di Masjid sebagai upaya UMP untuk merawat kebiasaan sebagai kampus yang Islami.

“Kami membudayakan shalat berjamaah di Masjid sebagai upaya kami dalam merawat Kampus yang Islami. Pada saat waktu shalat seluruh aktivitas di kampus kami anjurkan untuk dihentikan sejenak dan kemudian menjalankan shalat berjamaah di Masjid,” ungkap Wakil Rektor 4.

Pengajian Rutin

Kegiatan yang mencerminkan UMP sebagai kampus yang Islami yatu dengan diselenggarakannya pengajian rutin bulanan setiap minggu kedua di hari Sabtu. Kegiatan pengajian rutin yang diinisiasi oleh Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) UMP. Salah satu pengajian yang rutin dilakukan adalah Silaturahim dan Pengajian Rutin Bulanan Karyawan. Pengajian tersebut ditujukan kepada Karyawan dan Dosen di UMP. Selain untuk menambah wawasan agama Islam kegiatan ini juga sebagai kegiatan silaturahmi untuk merekatkan kebersamaan civitas akademik UMP.

Berkaitan dengan konten yang disampaikan saat pengajian. Pihak LPPI memberikan tema yang berbeda setiap bulannya. Seperti pada kesempatan 13 Januari 2018 pihak LPPI mengangkat tema “Perang Aqidah: Akar Problematika Ummat Masa Kini" oleh Buya H. Muhammad Alfis Chaniago.

Bimbingan Baca Alquran

UMP bukan hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi juga menyiapkan civitas akademiknya untuk mahir dalam membaca alquran. Hal tersebut disiapkan dengan kegiatan Bimbingan Baca Tulis Alquran . Setiap mahasiswa, dosen, dan karyawan diberikan jadwal untuk melalukan bimbingan guna mengukur keahlian dalam membaca alquran. Teknisnya seluruh civitas akademik UMP akan mendapatkan jadwal bimbingan dari LPPI UMP. Kelompok bimbingan pun disesuaikan dengan kemahiran yang telah dimiliki, supaya parameter untuk memberikan bimbangan dapat tercapai.

Selain ketiga kegiatan tersebut, kampus UMP juga masih memiliki berbagai kegiatan untuk tetap merawat kampus yang Islami. Jadi, tunggu apalagi untuk datang dan bergabung di UMP yang tidak hanya unggul dan modern saja. Melainkan selalu mengupayakan kegiatan-kegiatan yang mendukung kehidupan yang Islami. (sls)

Peta Persebaran Asal Mahasiswa PSPA UMP

Cakupan wilayah calon mahasiswa PSPA UMP kurun waktu 2013 - 2016 tersebar pada 20 provinsi di Indonesia. Jumlah pendaftar tertinggi adalah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Barat.

 

Peta Persebaran Asal Mahasiswa PSSF UMP


Cakupan wilayah calon mahasiswa PSSF UMP kurun waktu 2013 - 2016 tersebar pada 14 provinsi di Indonesia dan 4 Provinsi dari negara Thailand. Sejumlah mahasiswa berasal dari Thailand melalui beasiswa Pengurus Pusat Muhammadiyah. Jumlah pendaftar tertinggi adalah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Barat.

 

Dosen Farmasi Ikut Memecahkan Rekor Apoteker Mengajar


Purwokerto – Hampir 3000 Apoteker yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan yang tidak biasa yaitu Apoteker Mengajar kepada 80.512 siswa SMA/sederajat dari 625 sekolah di 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah secara serempak, Senin (30/4). Tema yang diusung pada kegiatan ini adalah ”Peran Apoteker dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat” kegiatan ini merupakan salah satu program kerja bidang pengabdian masyarakat Pengurus Daerah IAI Jawa Tengah.  Sebagai seorang dosen sekaligus Apoteker mempunyai tanggung jawab keprofesian dalam bidang kefarmasian melalui pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian lingkungan serta memenuhi tugas tri dharma perguruan tinggi. Upaya membentengi generasi muda dengan pengetahuan tersebut, diharapkan penyalahgunaan obat yang dapat berdampak fatal terhadap mereka dapat terhindarkan. Kegiatan ini tercatat  di Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), sebagai rekor ”Edukasi Penggunaan dan Bahaya Penyalahgunaan Obat Secara Serentak di 35 Kabupaten/ Kota kepada Pelajar Terbanyak” yang tercatat sebagai rekor ke 8438. Sejumlah dosen Farmasi UMP ikut serta dalam kegiatan ini dalam perannya sebagai dosen dan Apoteker.
    

Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes RI Gandeng Farmasi UMP pada Riset Berskala Nasional


Surakarta – 19 April 2018 - Riset tumbuhan obat dan jamu disingkat dengan istilah RISTOJA adalah salah satu riset bergensi berskala nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dalam hal ini dilakukan khususnya Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tumbuhan Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu Jawa Tengah. RISTOJA  I tahun  ke-1  (2012)  dilaksanakan  di 26 provinsi 25 Perguruan Tinggi terkemuka  etnis  yang diteliti meliputi 209 etnis. RISTOJA  ll dilaksanakan  di 24 provinsi  di lndonesia  jumlah etnis yang diteliti adalah  100 etnis. Tujuan dilaksanakannya riset ini adalah untuk menginventarisir dan mengumpulkan  data dasar (database) pengetahuan etnomedisin Nusantara yang meliputi tumbuhan obat (TO), ramuan obat tradisional (OT) dan kearifan lokal terkait pengelolaan tumbuhan obat di Indonesia. Penelitian lanjutan Ristoja tahun 2018 akan fokus pada  chemical profiling,  DNA fingerprint  dan  DNA barcoding  terhadap tumbuhan obat terpilih  sehingga data dasar tumbuhan obat terpilih tersebut menjadi lengkap dan menjadi acuan untuk penelitian lebih lanjut ke arah standarisasi tanaman obat, fitogeografi, konservasi tanaman obat, dan bidang lainnya terkait dengan pengembangan tanaman obat Indonesia. Farmasi UMP diikutsertakan dalam kegiatan ini dan merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta dalam acara tersebut. Bukan tanpa alasan Farmasi UMP mendapatkan posisi tersebut, kelengkapan peralatan laboratorium yang dimiliki Farmasi UMP dan dosen pakar Fitokimia dan bahan alam turut menjadi alasan mengapa hanya Farmasi UMP yang diundang ikut serta dalam kegiatan riset ini. Tiga dosen Farmasi UMP mengikuti acara tersebut yaitu Retno Wahyuningrum, M.Si.,Apt, Dr. Diniatik, M.Si.,Apt dan Zainur Rahman, M.Farm.,Apt

 

8 Dosen Farmasi UMP mengikuti PIT IAI 2018 di Pekanbaru

PEKANBARU - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) kembali menggelar Kongres Nasional XX IAI dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) 2018 di Riau. Acara berlangsung 19, 20 dan 21 April 2018 bertempat di Lebersa Grand Hotel and Convenstiions Center. PIT adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh IAI. Acara ini sudah diselenggarakan diberbagai kota besar di Indonesia. PIT 2018 kali ini dihadiri sekitar 2.000 lebih peserta dari seluruh Indonesia. Beberapa stakeholder kefarmasian Indonesia turut memberikan sambutan pada acara ini. Acara dibuka oleh Kepala Badan POM yang diwakili Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif Dra Nurma Hidayat Apt M.Epid. Sambutan dan pembukaan oleh Menteri Kesehatan RI Nilla F Moeloek melalui vidio conference dilanjutkan oleh Direktur Jenderal Kefarmasian dan alat kesehatan Kementerian Kesehatan RI Dra Maura Linda Sitanggang, PhD Apt, Ketua Umum Pengurus Pusat IAI Drs Nurul Falah Eddy Pariang, Kadiskes Riau Mimi Yuliani. Hadir juga dalam acara ini yaitu Wakil Ketua III Panitia Dra Ellen Wijaya MM Apt, Ketua DPRD Riau, Komandan Korem 031 Wirabima, Kapolda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, Sekretaris Jenderal PP IAI Noffendri Roestam, SSi, Apt, Ketua Panitia Drs Sri Wahyono, Apt, Ketua PD IAI Riau, Dr Hilwan Yuda Teruna MSi Apt, mantan Kepala Badan POM Roy Sparingga.

Berbagai kegiatan akan dilaksanakan pada acara ini, Keynote Speech (Pakar Kefarmasian di Indonesia dan Manca Negara), Plenary Lecture, Workshop dan Simposium untuk berbagai minat kefarmasian (farmasi komunitas, Farmasi Rumah Sakit, Farmasi Industri, Teknologi farmasi dan Analisis, kosmetik dsb.) Presentasi Ilmiah Oral dan Poster, Pameran kefarmasian yang diikuti oleh industry farmasi dan alat kesehatan, istrumen analisi, bahan baku obat, kosmetik serta peralatan produksi, Pharmacist Award pemberian penghargaan bagi Pemakalah/Penelitian terbaik dan praktisi farmasi terbaik. Kegiatan ini diharapkan akan menjadi Forum yang dapat digunakan sebagai sarana bertemu Akademisi Farmasi , Praktisi kefarmasian Regulator dan Organisasi Profesi , untuk menghasilkan ide-ide baru dan kerjasama-kerjasama baru didalam rangka meningkatkan peran dan eksistensi Apoteker Indonesia di masa yang akan datang. Fakultas Farmasi UMP mengirimkan 8 orang dosen pada acara ini, 7 dosen diantaranya ikut serta pada acara simposium/workshop dan presentasi oral dan poster penelitian yang sudah dilakukan. Publikasi dalam bentuk oral dan poster ini memiliki banyak manfaat. Selain manfaat internal bagi dosen yang bersangkutan juga manfaat bagi institusi yaitu penilaian akreditasi akan semakin baik.

Diyas Hanifah Lolos dalam event PCE ITB 2017


Bandung - (PCE) merupakan salah satu dari agenda kegiatan Himpunan Mahasiswa Farmasi "Ars Praeparandi". Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada tahun 2017. Hari pertama, acara diisi dengan seminar mengenai bagaimana melakukan konseling yang baik dan benar kepada pasien, dan diwaktu yang bersamaan dilaksanakan babak penyisihan lomba konseling untuk level beginner yang berlokasi di Ruang Galeri Utama 1 Campus Center Timur ITB . Hari ke dua dilanjutkan dengan kegiatan final lomba konseling untuk level beginner dan advance. Seminar PCE berikut lombanya selalu diikuti oleh perwakilan fakultas farmasi dari seluruh Indonesia termasuk Fakultas Farmasi UMP yang selalu mempersiapkan mahasiswanya untuk berprestasi tidak hanya pada ranah akademiknya melinkan juga pada ranah non akademik sebagai penunjang mahasiswa d masa depan. Fakultas Farmasi UMP mengirimkan 4 delegasinya yaitu  Andi Nurul, Lisa Vijriyanti, Ai Rian Filzah N.R. dan Diyas Hanifah mereka masuk dalam level bagginer. Tahun ini mahasiswa Farmasi UMP dapat lolos pada babak final pada event tersebut. Hal ini merupakan prestasi yang sanget luar biasa karena dari tahun sebelumnya belum pernah meloloskan sampai pada tahap final. Fakultas Farmasi UMP sudah menyiapkan berbagai strategi untuk dapat mengikuti event farmasi bertaraf nasional maupun internasional agar mahasiswa farmasi UMP semakin berkualitas.
Page 1 of 9