Berita
Corona Merebak, UMP Produksi Hand Sanitizer
Kamis 28 Mei 2020      Berita
Corona Merebak, UMP Produksi Hand Sanitizer

PURWOKERTO, Kasus Corona di Indonesia semakin meningkat, termasuk di Jawa Tengah. Himbauan untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat pun terus digalakan demi melindungi diri dari penularan virus tersebut.

Upaya pencegahan tersebut di antara dengan mencuci tangan menggunakam sabun dan menjaga tangan tetap bersih. Yang membuat hand sanitizer mengalami kelangkaan di pasaran saking banyaknya permintaan akan anti septik tersebut.

Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokero (UMP) melihat akan kebutuhan hand sanitizer untuk mencegahnya. Untuk memenuhi kebutuhan hand sanitizer tersebut, Fakuktas Farmasi UMP memproduksi cairan pencuci tangan tersebut dan menyebarnya di lingkungan kampus setempat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dekan Fakultas Farmasi UMP, Didik Setiawan PhD, mengatakan, ide membuat hand sanitizer itu mengingat semakin merabaknya kasus virus corona yang kini sudah memasuki wilayah di Jawa Tengah. Namun, tidak adanya stok hand sanitizer di pasaran.

“Tidak bisa dipungkiri kebutuhan untuk membersihkan tangan itu penting. Selain itu juga untuk seterilisasi lokasi-lokasi yang sering dipegang oleh tangan, misalnya handle pintu, keyboard computer, dan lain sebagainya,” kata Didik.

Melihat kelangkaan prodak hand sanitizer dipasaran, makanya Fakultas Farmasi UMP berinisitif untuk membuat produk yang sesuai dengan setandar WHO dan minimal untuk memenuhi kebutuhan di UMP.

“Untuk bahan baku yang utama itu cukup alkohol dengan kadar sebanyak 70 persen sebagai anti septiknya. Namun, alkohol itu kering, sehingga kita perlu tambahkan bahan yang esensial untuk menjaga kelembaban, membuatnya lebih wangi, dan bisa mengurangi risiko iritasi,” katanya.

Sebelumnya, Mahasiswa Fakultas Kedoketeran dan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UMP kampanyekan upaya pencegahan virus corona dengan cek kesehatan, mengkampanyekan cara cuci  tangan yang benar dan membagikan masker secara gratis. di kutip dari serayunews.com

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

Farmasi Terkini