Berita
Pandemi Tak Surutkan IMM Komisariat Farmasi UMP Gelar LKTI Tingkat Nasional
Jumat 13 November 2020      Berita
Pandemi Tak Surutkan IMM Komisariat Farmasi UMP Gelar LKTI Tingkat Nasional

IMM Komisariat Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto menggelar acara Webinar dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Avicenna 2020, Minggu, 11 Oktober 2020. Acara tersebut merupakan serangkaian kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dan Webinar yang diselenggarakan pada tanggal 9 – 11 Oktober 2020 dengan rangkain kegiatan Technical Meeting Finalis, Presentasi KTI, dan Webinar. Kegiatan Avicenna ini bertempat di Aula A.K. Anshori lantai tiga gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Serangkaian kegiatan Avicenna dilaksakan di tengah pandemi yang terjadi sekarang ini, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Setiap tamu undangan dan panitia yang bertugas terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya dan mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan AK Anshori, hal tersebut dapat dijadikan contoh dalam penerapan New Normal dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, serangkaian acara Avicenna ini tetap bisa diikuti oleh masyarakat luas karena disiarkan secara langsung di platform Zoom Meeting dan Youtube IMM Komisariat Farmasi. “Rencana awal kami adalah menyelenggarakan avicenna secara langsung, namun akibat adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan tertundanya acara ini, sehingga kami menyelenggarakan acara ini secara virtual dengan menggunakan platform zoom dan Live streaming YouTube untuk presentasi LKTI dan Webinar Nasional, hal ini dilakukan sehubungan dengan diberlakukannya New Normal dari pemerintah sehingga kami memutuskan untuk menyelenggarakan acara ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Alhamdulillah acara ini dapat berlangsung dengan lancar tanpa hambatan yang berarti, terimakasih kepada peserta LKTI dan Webinar Avicenna yang telah antusias mengikuti serangkaian acara kami, tak lupa terimakasih kepada panitia yang telah bekerja dengan baik demi menyukseskan acara ini,” Ucap Rahmatika Intan Nurul Baeti selaku ketua pelaksana kegiatan, Minggu, (11/10).

 

Acara ini mendapatkan antusias yang luar biasa dari masyarakat. Pada acara webinar, total peserta mencapai 1.700 peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Tema yang diangkat pada webinar kali ini adalah “Peran Tenaga Kesehatan dalam Pengembangan Produk Halal Guna Mewujudkan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia”.

Pembicara pada Webinar Avicenna adalah Dr. apt. Diniatik, S.Si, M.Sc. dari Sentra Halal UMP, Prof. Dr. Ir. Elfi Saati, MP. dari sentra halal UMM, dan Ivon Widiahtuti, S.TP. dari corporate secretary manager LPPOM-MUI Jawa Tengah. Kegitan tersebut merupakan bentuk perhatian dan peran UMP terhadap pengembangan produk halal di Indonesia. Finalis pada Lomba Karya Tulis Ilmiah ini berasal universitas negeri dan swasta dari enam provinsi di Indonesia diantaranya ITB, ITS, UNY, UNNES, UII, UNILA, UNTIDAR, UMS, dan UNMUL. Untuk juri pada acara LKTI yang sangat luar biasa, mereka adalah Anwar Ma’ruf, ST., MT yang merupakan Wakil Rektor IV Bidang Reseach Innovation and Human Resources UMP, Dr. apt. Nunuk Aries Nurulita, M.Sc. dan apt. Arini Syarifah, M.Si. yang merupakan dosen Farmasi UMP yang telah banyak berpengalaman dalam Karya Tulis Ilmiah. Selain tiga juri utama, juga terdapat juri pendamping yang merupakan mahasiswa berprestasi UMP yakni Hilman Taofik Hidayah dan Nurvidian Khasanah. Nurvidian Khasanah selain menjadi mahasiswa berprestasi UMP, Ia juga menjadi Ketua Umum IMM Komisariat Farmasi. Dalam sambutan pembukaan acara tersebut,

Ketua Umum IMM Komisariat Farmasi, Nurvidian Khasanah mengungkapkan KTI bukan hanya sekedar ide yang tercetak dalam kertas-kertas putih belaka, yang kemudian setelah selesai dilombakan hanya akan menjadi tumpukan kertas yang tak berguna di meja belajar. “Tapi KTI bagi saya lebih berarti dari itu, lebih besar dari itu, adalah adanya harapan-harapan anak bangsa untuk memajukan negara, adalah harapan-harapan anak bangsa untuk memperbaiki dan menjadi solusi bagi permasalahan-permasalahn sulit negara tercinta kita ini dan KTI adalah bukti bahwa mahasiswa peduli pada negaranya melalui gagasan berlian dan menawan,” ungkapnya. “Semoga teman-teman berkesempatan untuk merealisasikan KTInya untuk negara kita. Perjuangan teman-teman tidak berakhir di lomba karya tulis ilmiah Avicenna 2020 ini, melainkan baru saja dimulai karena untuk memperjuangkan merealisasikannya jauh lebih sulit daripada menciptakannya. Selamat berjuang wahai ilmuan-ilmuan muda,” kata dia.

Lomba Karya Tulis Ilmiah ini di juarai oleh UII sebagai juara satu, UNNES sebagai juara dua, ITS juara tiga. Sebagai poster terbaik diraih oleh UNMUL dan terakhir sebagai best speaker adalah M. Afifudin dari UII. Usai diumumkan sebagai Juara 1 LKTI Nasional pada acara Avicenna, M. Afifudin mengungkapkan rasa bangganya. “Terima kasih kepada semua pihak penyelenggara Avicenna 2020, khususnya para panitia yang dapat mempertahankan acara ini di tengah tantangan pandemi saat ini, apresiasi yang setinggi-tingginya dari kami.

Jujur, acara ini diluar ekspektasi kami, teman-teman panitia bisa menyelenggarakan acara hybrid yang sangat baik dan bermanfaat. Semoga kedepannya bisa dipertahankan dan semoga ukhuwah panitia dan peserta tetap terjaga, aamiin,” ujarnya. 

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait