Prestasi Mahasiswa
Prestasi Mahasiswa Fakultas Farmasi di Program Pengayaan Bahasa Inggris UMP
Rabu 19 Oktober 2022      Prestasi Mahasiswa
Prestasi Mahasiswa Fakultas Farmasi di Program Pengayaan Bahasa Inggris UMP


Mahasiswa Fakultas Farmasi UMP Menjadi Mahasiswa Terbaik dalam Program Pengayaan Bahasa Inggris Tingkat Universitas

Tidak bisa dipungkiri bahwa dewasa ini memiliki pengetahuan dan skill Bahasa Inggris merupakah hal yang penting. Bahasa Inggris merupakan Bahasa internasional yang mana dengan menguasai Bahasa Inggris akan mendapatkan banyak keuntungan, apalagi dalam bidang akademik. Banyak kesempatan yang dapat lebih terbuka untuk didapatkan melalui penguasaan Bahasa Inggris.

Mengingat pentingnya hal tersebut, Universitas harus dapat menjadi fasilitator agar bisa mempersiapkan mahasiswanya dengan baik untuk mencapai kompetensi Bahasa Inggris yang seharusnya. Universitas harus dapat memberikan kurikulum pengajaran yang memungkinkan mahasiswanya untuk dapat merefleksikan pengalaman mereka sendiri untuk mengungkapkan ide, perasaan, dan memahami  informasi dalam Bahasa Inggris. Univeristas Muhammadiyah Purwokerto, melalui LDC (Language Developmen Center) selalu memberikan bekal kepada mahasiswa untuk belajar Bahasa Inggris dengan baik dan memberikan penghargaan atas pencapaian mahasiswa dalam bidang Bahasa Inggris. Ialah Dea Ardhianti mahasiswa Fakultas Farmasi semester 5 baru-baru ini diumumkan sebagai mahasiswi terbaik tingkat universitas dalam Program Yudisium Pengayaan Bahasa Inggris Tahun Ajaran 2022. Dea menjadi the Best EEP Student yang meraih skor TOEFL tertinggi Se-Universitas, yaitu 617.

“Seperti yang kita ketahui bahwa selain bahasa indonesia, bahasa inggris merupakan bahasa kedua atau bahasa pengantar dalam kehidupan sehari-hari, saya bisa mendapatkan lebih banyak informasi ketika saya berbahasa inggris, apalagi dengan jurusan saya yaitu farmasi yang mana kesehariannya adalah mempelajari jurnal dan kebanyakan jurnal menggunakan bahasa inggris, sehingga menguasai Bahasa Inggris sangatlah berguna” tutur Dea Ardhianti.

Saat ditanya bagaimana metode belajar yang harus dilakukan agar bisa mencapai skor TOEFL yang tinggi, Dea menjawab bahwa menurutnya metode belajar bahasa inggris perlu menggunakan pendekatan personal. Sebelumnya harus diketahui dahulu apa kesulitan  seseorang dalam belajar Bahasa Inggris, dari sana baru bisa dicari solusi dan belajar untuk menguasai strategi terbaik untuk pendalaman lebih lanjut. Selain itu, setiap orang memiliki permasalahan gaya belajar yang berbeda sehingga proses belajarnya harus disesuaikan dengan permasalahan yang ada. Untuk Dea sendiri, ia akan lebih berusaha untuk mengembangkan belajarnya untuk menguasai skill speaking, ”saya mencari tau bagaimana mengucapkan setiap kata dan kalimat dalam bahasa inggris yang baik, karena diperlukan sebuah waktu, belajar, dan latihan secara terus menerus untuk menjadi lebih baik lagi”.

Pencapaiannya saat ini baginya justru adalah cambuk agar bisa lebih bersemangat belajar Bahasa Inggris dengan lebih baik lagi, terutama pada bagian speaking yang belum dikuasainya. Selain belajar Bahasa Inggris dengan pendekatan personal, menurut Dea, memiliki support system merupakan hal yang dapat turut membantu progress dalam belajar Bahasa Inggris. Memiliki pihak-pihak yang mendukung, seperti teman atau partner dalam proses belajar berkomunikasi bahasa inggris sangatlah berharga. Partner berbahasa inggris, sangat dibutuhkan terutama dalam belajar speaking. Dengan adanya komunikasi 2 arah selama belajar Bahasa inggris akan semakin menumbuhkan kepercayaan diri dalam speaking. Partner belajar yang suportif juga dapat menjadi teman berdiskusi selama proses belajar.

Selain itu metode belajar bahasa inggris juga tidak juga harus selalu dalam bentuk yang selalu formal seperti writing dan speaking, tetapi diperlukan habbit atau kebiasaan yang tetap konsisten diperlukan dalam memperlajarinya. Seperti hal sederhana menonton film menggunakan subtitle bahasa inggris, mendengarkan lagu, dan membaca cerita merupakan cara menyenangkan lain yang dapat dilakukan agar Bahasa Inggris menjadi Bahasa yang lebih familiar. Dan tentu perlu terlebih dahulu juga mengetahui motivasi dalam mempelajari bahasa inggris agar tetap semangat selama menjalai proses belajar.

”Saya berharap dapat memiliki kesempatan untuk bisa belajar bahasa inggris dengan lebih baik lagi. Semoga denga napa yang saya capai sekarang dapat menjadi motivasi bagi diri sendiri untuk dapat lebih meningkatkan skill sehingga bisa mencapai apa yang saya cita citakan”. Tutupnya. Selamat dan semangat untuk Dea! Semoga selain dapat menjadi motivasi bagi dirinya sendiri, pencapaiannya dapat menjadi inspirasi dan motivasi teman-teman yang lain dalam belajar Bahasa Inggris.

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

Farmasi Terkini