Prestasi Mahasiswa
Nurvidian Khasanah Peraih Wisudawan Terbaik Ke-2 bidang AIK
Selasa 30 Maret 2021      Prestasi Mahasiswa
Nurvidian Khasanah Peraih Wisudawan Terbaik Ke-2 bidang AIK

Mahasiswa fakultas farmasi menjadi wisudawan terbaik ke-2 bidang AIK dalam wisuda UMP ke-66, pada hari Sabtu, 6 Maret 2021. Mahasiswa tersebut adalah Nurvidian Khasanah, mahasiswa angkatan 2017 dari program studi Sarjana Farmasi (S1) yang telah berhasil menyelesaikan studinya di Fakultas Farmasi UMP selama 3.5 tahun. Penghargaan wisudawan terbaik bidang AIK atau wisudawan berprestasi ini diberikan oleh LPPI UMP setiap tahunnya dalam acara perayaan wisuda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kriteria penerima penghargaan tersebut dilihat melalui nilai IPK, keaktifan kegiatan internal kampus selama menjadi mahasiswa, keaktifan kegiatan eksternal kampus selama menjadi mahasiswa, dan prestasi mahasiswa baik di tingkat kampus, regional, nasional, maupun internasional. Setelah penyeleksian administratif dilakukan wawancara terhadap calon wisudawan terbaik bidang AIK ini dimana dalam wawancara tersebut ada beberapa kriteria yang dinilai yaitu, keislaman dan kemuhammadiyahan. Semua kriteria tersebut dinilai dan diseleksi oleh pihak LPPI UMP.

 

Fakultas Farmasi UMP selalu mendukung semua kegiatan mahasiswa baik dalam bidang akademik dan non akademik seperti perlombaan ilmiah tingkat nasional, kegiatan conference dan training tingkat internasional, maupun kegiatan lain yang dapat mendukung mahasiswa fakultas farmasi UMP dapat berprestasi baik dalam akademik dan non akademik. Adapun prestasi dari mahasiswa atas nama Nurvidian Khasanah ini yaitu menjuarai beberapa perlombaan karya tulis ilmiah tingkat nasional, seperti Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Universitas Tadulako 2020, Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Universitas Pancasila 2019, Finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Universitas Udayana Bali 2019, Finalis Lomba Karya Tulis ILmiah Nasional Universitas MUhammadiyah Malang 2020, Finalis Lomba Karya Tulis ILmiah Nasional Pharasoed Universitas Jendral Soedirman 2019.

 

Kriteria selain pretasi yang dinilai oleh LPPI UMP yaitu keaktifan mahasiswa baik di internal maupun eksternal kampus. Mahasiswa memang baiknya tidak hanya mengikuti perkuliahan akademik di kampus saja namun perlu juga mengasah softskill dan hardskill dalam kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat, terlebih dalam era menuju Society 5.0. Adapun beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang telah dilakukan oleh peraih wisudawan berprestasi saudari Nurvidian Khasanah ini yaitu menjadi delegasi Indonesia dalam Botanical Drugs R&D Human Resources Training Camp Taiwan 2020, menjadi regular delegate dari Indonesia mewakili mahasiswa UMP dalam Asia World Model United Nasion Thailand 2019. Organisasi kemahasiswaan yang ia ikuti yaitu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat Farmasi UMP selama 3 periode 2017-2020, dan jabatan terakhir dalam IMM Komisariat Farmasi adalah Ketua Umum,  Dewan Perwakilan Mahasiwa Fakultas Farmasi UMP 2018-2019, UKM PIK-Ma Youth Center (Students Information and Counseling Center) 2019-2020, dan sekarang menjabat sebagai sekretaris bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan di Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Banyumas. Dari beberapa poin diatas, Nurvidian Khasanah telah meraih penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi 2 Universitas Muhammadiyah Purwokerto tahun 2020.

 

Nurvidian yang akrab dipanggil Dian ini berpendapat bahwa selama memiliki status sebagai mahasiswa, khususnya mahasiswa sarjana yang akan berkuliah selama ±4 tahun, menjadi mahasiswa adalah sebuah privilege yang tidak semua orang bisa miliki, maka jika kita adalah salah satu orang yang memiliki privilege tersebut tangkaplah kesempatan sebanyak-banyaknya, keruklah ilmu sedalam-dalamnya, sebarkan jaring net-working seluas-luasnya, dan bukalah setiap sudut pikiran kita untuk bisa melihat dunia dengan cara yang lebih indah lagi. Sangat disayangkan sekali jika selama masa perkuliahan kita hanya sibuk dengan laporan, praktikum dan pretest saja ketika banyak sekali hal-hal yang harus kita coba untuk akhirnya mampu menemukan cara kita sendiri untuk menjadi sukses.Tangkap setiap kesempatan yang datang, dan jangan pernah berhenti untuk selalu berani bertahan dan percaya bahwa the golden time will come, Golden time is real, so catch yours and don’t miss it. Momentum itu biasanya tidak datang dua kali.

 

Hal tersebut tentunya dapat menambah value diri kita dan juga menginvestasikan pengalaman untuk terjun dalam dunia pekerjaan nantinya. Dian juga menyampaikan pesan “Untuk seluruh adik-adik mahasiwa UMP khususnya mahasiswa fakultas farmasi UMP, hidup itu tidak boleh asal hidup, asal bernafas, asal kenyang, terus asal selesai. Kalo kaya gitu apa bedanya kita sama hewan? Kita harus punya sesuatu yang disebut mimpi untuk bisa menjadikan kita merasa hidup bukan sekedar bernafas. Karena dengan mimpi kita akhirnya bisa bermanfaat dan terus berkembang. Setiap dari kita memiliki kesempatan yang sama, yang membedakan adalah seberapa mampu kita mengambil langkah menangkap setiap kesempatan dan seberapa mampu kita berani untuk tidak menyerah sehingga tetap bertahan. Jangan pernah merasa tidak layak untuk melangkah dan mengambil kesempatan, karena ketidaklayakan itu tidak ada ketika bahkan Allah sendiri yang menghadirkan kesempatan itu untuk datang pada kalian, dan Allah gapernah salah pilih pundak untuk diberi ujian dan kesempatan. Juga kita harus inget kalo setiap manusia itu punya cara, waktu dan keindahannya masing-masing. Jadi mulai sekarang ayo cobain setiap kesempatan yang datang untuk bisa tau dengan cara dan jalan yang mana yang bisa ngebuat kalian bisa terbang. Dan untuk teman-teman wisudawan UMP ke-66, selamat menempuh hidup baru, membuka lembaran perjalanan baru, semoga kedepannya dapat menjadi alumni UMP yang sukses dan berkualitas. Khusus untuk teman-teman wisudawan farmasi UMP, selamat menempuh studi lanjut profesi apoteker, semangat, semoga lancar dan bisa melakukan sumpah apoteker sama sama ditahun 2022 nanti. Aamiin.”

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

Farmasi Terkini