Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes RI Gandeng Farmasi UMP pada Riset Berskala Nasional

24 April 2018 by Berita Farmasi 620 Views

Surakarta – 19 April 2018 - Riset tumbuhan obat dan jamu disingkat dengan istilah RISTOJA adalah salah satu riset bergensi berskala nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dalam hal ini dilakukan khususnya Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tumbuhan Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu Jawa Tengah. RISTOJA  I tahun  ke-1  (2012)  dilaksanakan  di 26 provinsi 25 Perguruan Tinggi terkemuka  etnis  yang diteliti meliputi 209 etnis. RISTOJA  ll dilaksanakan  di 24 provinsi  di lndonesia  jumlah etnis yang diteliti adalah  100 etnis. Tujuan dilaksanakannya riset ini adalah untuk menginventarisir dan mengumpulkan  data dasar (database) pengetahuan etnomedisin Nusantara yang meliputi tumbuhan obat (TO), ramuan obat tradisional (OT) dan kearifan lokal terkait pengelolaan tumbuhan obat di Indonesia. Penelitian lanjutan Ristoja tahun 2018 akan fokus pada  chemical profiling,  DNA fingerprint  dan  DNA barcoding  terhadap tumbuhan obat terpilih  sehingga data dasar tumbuhan obat terpilih tersebut menjadi lengkap dan menjadi acuan untuk penelitian lebih lanjut ke arah standarisasi tanaman obat, fitogeografi, konservasi tanaman obat, dan bidang lainnya terkait dengan pengembangan tanaman obat Indonesia. Farmasi UMP diikutsertakan dalam kegiatan ini dan merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta dalam acara tersebut. Bukan tanpa alasan Farmasi UMP mendapatkan posisi tersebut, kelengkapan peralatan laboratorium yang dimiliki Farmasi UMP dan dosen pakar Fitokimia dan bahan alam turut menjadi alasan mengapa hanya Farmasi UMP yang diundang ikut serta dalam kegiatan riset ini. Tiga dosen Farmasi UMP mengikuti acara tersebut yaitu Retno Wahyuningrum, M.Si.,Apt, Dr. Diniatik, M.Si.,Apt dan Zainur Rahman, M.Farm.,Apt

 
Rate this item
(0 votes)