
Mahasiswa sebagai generasi penerus, agent of change dan sumber daya manusia yang sangat diharapkan kiprah serta keberadaannya di tengah kehidupan masyarakat. Fakultas Farmasi UMP menyadari bahwa mahasiswa memerlukan keilmuan selain yang didapatkan di bangku perkuliahan sebagai ajang pengembangan diri untuk menyalurkan minat dan bakat serta bersosialisasi dan berinteraksi. Badan Eksekutif Mahasiswa mewakili mahasiswa, mengkoordinasikan kegiatan organisasi kemahasiswaan dalam bidang ekstra kurikuler di tingkat fakultas dan memberikan pendapat, usul dan saran kepada pimpinan fakultas terutama yang berkaitan dengan peran, fungsi dan pencapaian tujuan pendidikan nasional. Kepengurusan BEM Fakultas Farmasi terdiri dari Presiden, Wakil Presiden, Sekretaris, Bendahara, dan 9 Menteri Kementerian, sehingga jumlah keseluruhan anggota pengurus BEM Fakultas Farmasi UMP berjumlah 60 Mahasiswa

Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas atau disingkat dengan DPM Farmasi merupakan Badan Legislatif yang ada di tingkatan Fakultas. Merupakan lembaga yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi yang memiliki semangat dan cita-cita untuk menjadikan Keluarga Mahasiswa Fakultas Farmasi yang madani. Dengan mengedepan kan Aspek intelektual dan juga jiwa sosial yang tinggi serta menjadikan DPM Farmasi yang responsif dan akuntable terkait aspirasi dari mahasiswa baik untuk Lembaga di farmasi ataupun untuk Prodi dan Juga Fakultas Farmasi. Karena DPM Fakultas Farmasi bertanggung jawab atas aspirasi baik di lingkup Mahasiswa S1,S2 dan juga PSPA.Dalam konteks demokrasi tingkat Fakultas, maka DPM Farmasi berkedudukan sebagai lembaga tertinggi mahasiswa fakultas. Pada periode sekarang DPM Farmasi Beranggotakan 32 anggota.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah Organisasi Gerakan Mahasiswa Islam, sekaligus Organisasi Otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Kemasyarakatan. IMM sendiri memiliki tujuan “mengusahakan terbentuknya Akademisi Islam yang Berakhlak Mulia dalam rangka mencapai Tujuan Muhammadiyah”. Dengan identitas IMM yang merupakan organisasi gerakan kemahasiswaan, maka IMM dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide pembaharuan dan pengembangan. kompetensi dasar IMM, yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas, kader IMM memiliki tanggung jawab terhadap tiga bidang tersebut. Oleh karena itu diharapkan setiap kader IMM pada era perkembangan zaman 4.0 kader IMM dapat menjawab tantangan era dengan intelektualitas dengan selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip islami. PK IMM Farmasi sendiri menjadi wadah bagi mahasiswa khususnya pada Fakultas Farmasi untuk berkembang menjadi mahasiswa yang berakhlakul karimah dan berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Untuk saat ini susunan kepengurusan kami dipimpin oleh ketua umum, bendahara, bendahara 1, sekretaris, sekretaris 1, dan dibantu oleh 10 bidang. Hingga saat ini total dari anggota PK IMM Farmasi yaitu 114 orang.

ISMAFARSI (Ikatan Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) adalah organisasi mahasiswa nasional yang terdiri dari lembaga eksekutif mahasiswa farmasi di seluruh Indonesia dan merupakan organisasi intra perguruan tinggi yang berbasis keprofesian dan berorientasi pada keilmuan (SK DIKTI No. 974/D5.2/T/2007 dan SK ), bertujuan untuk menyatukan opini dan ajang silaturahmi mahasiswa farmasi, sekaligus sebagai satu-satunya organisasi kemahasiswaan yang merepresentasikan mahasiswa farmasi di Indonesia (SK IAI No. 038/SKET/PP.IAI/XI/2013). Semenjak pertama kali dibentuk pada tahun 1955, kini ISMAFARSI beranggotakan 106 Anggota Penuh yang terdiri dari Lembaga Eksekutif Mahasiswa Farmasi di seluruh nusantara termasuk Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.